Melihat Keberhasilan Pembangunan Hutan Meranti di Hutan Penelitian Gunung Dahu

Pada Tanggal 22 Mei 2018, Direkorat Jendral Pengendalian DAS dan Hutan Lindung (PDAS-HL) KLHK dan beberapa media massa melakukan kunjungan ke Hutan Penelitian Gunung Dahu yang dikelola oleh Pusat Litbang Hutan. Kunjungan ini bertujuan untuk mengetahui potensi hutan Meranti yang di bangun oleh Pusat Litbang hutan bekerjasama dengan KOMATSU.

Berbicara terkait Hutan Penelitian Gunung Dahu tidak akan pernah lepas dari keberhasilan pembangunan hutan Meranti dengan KoFFCo Sistem. Dijelaskan oleh Ir. Atok Subiakto, M.Appl bahwa Penerapan KoFFCo (Komatsu-ForDIA Cooling) ini, merupakan antisipasi dari pohon meranti yang tidak menghasilkan benih setiap tahunnya. Teknologi ini digunakan untuk jenis yang bermasalah dalam pengadaan bijinya, dan sulit diperbanyak dengan perbanyakan vegetatif konvensional.

Kawasan HP Gunung Dahu memiliki ± 33 jenis tanaman dipterokarpa yang tersebar pada dua plot besar (plot percobaan meranti seluas ± 75 ha dan dan plot kebun koleksi jenis dipterokarpa seluas ± 85,7 ha) maupun pada beberapa plot kecil (plot uji jenis dipterokarpa). Secara umum plot percobaan meranti ditanami oleh dua jenis tanaman meranti yaitu Shorea leprosula dan Shorea selanica dengan tahun tanam antara tahun 1997 s/d 1999. Kedua jenis meranti tersebut ditanami dengan beberapa perlakuan seperti jarak tanam yang berbeda-beda (2 m x 2 m, 3 m x 3 m, 4 m x 4 m, dan 5 m x 5m), difokuskan pengembangan tanaman dengan teknologi stek dan sistem penanaman (clear cutting/total planting, gap cutting/gap planting, dan line cutting/line planting).

Banner
Link Aplikasi
  • Min
  • Sen
  • Sel
  • Rab
  • Kam
  • Jum
  • Sab
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
  • 11
  • 12
  • 13
  • 14
  • 15
  • 16
  • 17
  • 18
  • 19
  • 20
  • 21
  • 22
  • 23
  • 24
  • 25
  • 26
  • 27
  • 28
  • 29
  • 30
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •