Perluas Pasar, Produk Perhutanan Sosial Masuk Marketplace

Puslitbanghut (23/11/2018)_Era pasar digital sudah melingkupi hampir semua kebutuhan masyarakat. Di Indonesia, rata-rata setiap orang mengakses internet selama 8 jam dalam satu hari. Indonesia juga dikenal sebagai negara 130 juta netijen yang aktif yang mengakses kanal Youtube, Facebook, Whatssapp dan Instagram. Dengan data terbaru, diketahui hampir 110 juta penduduk Indonesia mencari produk yang dibutuhkan melalui internet.

“Perkembangan ini perlu di pelajari oleh para pengelola hutan berbasis masyarakat agar produk-produk hasil hutan dapat lebih luas jangkauan pasarnya”, kata Kepala Pusat Litbang Hutan, Kirsfianti L Ginoga dalam pembukaan Workshop Pengembangan dan Pemasaran Produk Perhutanan Sosial Menuju Era Industri 4.0 yang digelar di Pringsewu, Lampung pada Kamis (22/11). Workshop merupakan bagian kegiatan kerjasama Puslitbang Hutan dengan AFOCO.

afoco2211   afoco22111

Workshop juga melatih para petani pengelola hutan untuk membuka toko online dan mengelola produk-produknya. Disampaikan oleh Wisnu Caroko sebagai Fasilitator bahwa Konsep digital marketing adalah melakukan promosi dengan mengunakan Media sosial, Website,tools iklan melalui peralatan digital dan Komputer yang memiliki akses internet. Petani dari Hutan Kemitraan KPH Batutegi Lampung sangat antusias mengikuti pelatihan karena bisa memiliki toko online sehingga mereka bisa menjual produk-produk dengan harga yang lebih baik.

afoco22112   afoco22113

Banner
Link Aplikasi
  • Min
  • Sen
  • Sel
  • Rab
  • Kam
  • Jum
  • Sab
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
  • 11
  • 12
  • 13
  • 14
  • 15
  • 16
  • 17
  • 18
  • 19
  • 20
  • 21
  • 22
  • 23
  • 24
  • 25
  • 26
  • 27
  • 28
  • 29
  • 30
  • 31
  •  
  •  
  •  
  •  
  •