Pelatihan Penanganan Bisa Ular dan Gigitan Hewan Berbahaya

Puslitbanghut (1/3/2019)_Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) dan Hutan penelitian (HP) yang dikelola Pusat Litbang Hutan terdiri dari tipe hutan dataran rendah hingga dataran tinggi, dengan keanekaragaman jenis flora dan fauna yang beragam. Kondisi hutan yang cukup kompleks memungkinkan terjadinya kecelakaan kerja bagi petugas hutan penelitian. Salah satu kecelakaan kerja yang pernah terjadi pada petugas lingkup Pusat Litbang Hutan adalah digigit ular berbisa.

Sebagai upaya perlindungan keselamatan dan kesehatan terhadap petugas pengelola hutan di KHDTK/HP dari gigitan ular berbisa dan hewan berbahaya lainnya, Pusat Litbang Hutan telah mengadakan kegiatan pelatihan “Penanganan Bisa Ular dan Gigitan Hewan Berbahaya”. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 28 Februari 2019 di Pusat Litbang Hutan. Acara dibuka oleh Kepala Bagian Tata Usaha. Kegiatan pelatihan ini dibagi menjadi 3 (tiga) sesi, sesi ke satu adalah penyampaian materi terkait “Identifikasi Jenis Ular dan hewan berbahaya” oleh Dr. Amir Hamidy sebagai Narasumber. Sesi ke-dua dan ke-tiga penyampaian materi terkait “Penanganan Bisa Ular” dan praktek penanganan gigitan ular berbisa oleh Dr.dr. Tri Maharani dan team.

Pelatihan diikuti oleh 69 peserta terdiri dari petugas KHDTK/HP lingkup Pusat Litbang Hutan, Peneliti lingkup BLI, Mahasiswa UNAS, dan Wildlife Indonesia. Diharapkan dengan adanya pelatihan ini peserta pelatihan khususnya Petugas Hutan Penelitian lingkup Pusat Litbang Hutan dapat mengidentifikasi jenis ular yang berbisa agar dapat melakukan penanganan pertolongan pertama secara tepat.

Banner
Link Aplikasi
  • Min
  • Sen
  • Sel
  • Rab
  • Kam
  • Jum
  • Sab
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
  • 11
  • 12
  • 13
  • 14
  • 15
  • 16
  • 17
  • 18
  • 19
  • 20
  • 21
  • 22
  • 23
  • 24
  • 25
  • 26
  • 27
  • 28
  • 29
  • 30
  • 31
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •