Puslitbang Hutan Berhasil Kembangkan Teknik Budidaya Jamur Morel

Puslitbanghut (17/6/2019)_Jamur morel tumbuh alami di Taman Nasional (TN) Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat. Jamur morel merupakan jamur yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan dapat dikonsumsi (edible mushroom). Jamur ini berhasil diidentifikasi secara molekuler oleh Tim Peneliti Puslitbang Hutan dengan jenis Morchella crassipes.

Hal tersebut tertuang dalam laporan hasil penelitian Puslitbang Hutan yang dilakukan oleh Dr. Maman Turman, DEA bersama tim.

Saat ini penelitian tentang jamur morel yang meliputi identifikasi, teknik budidaya secara in-situ dan ex-situ, dan sumber manfaat lainnya sangat terbatas. Untuk itu, Dr. Maman Turjaman, DEA bersama tim pada tahun 2018 melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengisolasi, mengidentifikasi, pembiakan kultur murni dan mencari formulasi media terbaik untuk perbanyakan“sclerotia” sebagai cikal bakal keberhasilan budidaya jamur morel di lapangan.

Hasil penelitian menunjukkan isolasi jamur morel akan sangat mudah dilakukan menggunakan spora jamur. Isolasi jamur morel yang tumbuh liar telah berhasil dilakukan, dan saat ini isolat tersebut tersimpan di Laboratorium Mikrobiologi Puslitbang Hutan, Indonesia Tropical Culture Collection (INTROF CC). Melalui identifikasi secara molekuler, jamur morel yang diketahui identik dengan Morchella crassipes tumbuh baik dalam media selektif Pachlewksi (P5), Potato Dextrose Agar (PDA), Malt Extract Glucose Agar (MEGA), dan Yeast Malt Extrcat Peptone Agar (YMEPA).

Maman menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penelitian, perbanyakan sclerotia M. crassipes berhasil dilakukan dengan menggunakan bahan dasar jagung atau gandum. Penemuan ini merupakan salah satu jalan untuk mempermudah proses keberhasilan budidaya jamur morel dilapangan.

Dengan keberhasilan tersebut, Puslitbang Hutan yang juga sebagai Pusat Unggulan Iptek (PUI) bidang Konservasi Sumber Daya Hutan Tropis terus berupaya mengembangkan iptek dan inovasi sebagai upaya penyelamatan hutan tropis Indonesia serta membuka peluang pasar baru untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Banner
Link Aplikasi
  • Min
  • Sen
  • Sel
  • Rab
  • Kam
  • Jum
  • Sab
  •  
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
  • 11
  • 12
  • 13
  • 14
  • 15
  • 16
  • 17
  • 18
  • 19
  • 20
  • 21
  • 22
  • 23
  • 24
  • 25
  • 26
  • 27
  • 28
  • 29
  • 30
  • 31
  •  
  •  
  •