KLHK Observasi Pohon Endemik Jepang

Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan, Bogor, 16/9/2019_Menindaklanjuti hasil pertemuan bilateral antara Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indonesia dengan Menteri Lingkungan Hidup Jepang pada bulan Juni 2019 di Kota Karuizawa, Jepang, Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang mengundang peneliti dan pejabat Kementerian LHK untuk melakukan kunjungan kerja ke KBRI Jepang dalam rangka diskusi terkait litbang dan inovasi pepohonan, serta observasi pohon endemik di Jepang.

Kunjungan kerja tersebut dilaksanakan pada awal September 2019 yang lalu dan dihadiri oleh Ir. Samidi, MSc Kepala Biro Umum,  Irfan Mudofar, S.Hut, MA, MAP Kabag TUP Biro Umum,  Dr. Neo Endra Lelana dan Denny, S.Hut, M.P peneliti Pusat Litbang Hutan.

Kepala Biro umum Ir. Ir. Samidi, MSc, menyampaikan bahwa di Wisma KBRI terdapat koleksi berbagai pohon asli Jepang termasuk salah satunya pohon sakura berumur sekitar 200 tahun. Sementara itu, atase Kehutanan KBRI di Tokyo, Dr. Riva Rovani menambahkan bahwa terdapat satu pohon sakura dan satu pohon momiji di Wisma KBRI yang mengalami kerusakan pada bagian batang dan cabang.

Berkaitan dengan hal tersebut, delegasi KLHK berkesempatan melakukan pemeriksaan koleksi pohon di Wisma KBRI Tokyo. Dari hasil pengamatan dan diskusi bersama petugas taman Wisma KBRI, Dr. Neo menyampaikan bahwa kerusakan pada akar dan pangkal pohon sakura diduga terjadi karena serangan rayap. Kerusakan selanjutnya menyebar sampai sekitar 3 m dari pangkal batang.

Dengan kondisi pohon yang miring dengan akar yang sudah lapuk, pohon sakura rentan mengalami tumbang. Namun saat ini petugas taman Wisma KBRI telah memberikan perlakuan yang bertujuan agar pelapukan tidak menyebar keseluruh bagian batang pohon sakura dan memulihkan kembali kondisi batang yang lapuk, kata Neo.

Sementara itu, Denny menambahkan bahwa untuk meningkatkan faktor keseimbangan pohon agar tidak tumbang perlu dilakukan pemangkasan beberapa cabang pohon sakura. Pada dasarnya karakteristik pohon adalah mudah untuk menyembuhkan diri. Oleh karena itu untuk mencegah terjadinya pelapukan yg lebih parah dan memberikan kesempatan untuk pulih kembali perlu dilakukan perlakuan agar aliran air hujan tidak masuk pada bagian yangg lapuk.

Kedepan, Denny berharap petugas taman dapat secara rutin melakukan pemeliharaan dan pengamatan terhadap koleksi pohon yang terdapat di Wisma KBRI Tokyo, terutama untuk pohon-pohon yang mengalami kerusakan agar tidak menyebar lebih luas.

Seperti diketahui, Pohon sakura merupakan pohon endemik jepang. Pohon tersebut berbunga setahun sekali, mulai terlihat di akhir musim dingin dan bunganya mekar di akhir bulan Maret sampai awal bulan April di saat cuaca mulai hangat.

Banner
Link Aplikasi
  • Min
  • Sen
  • Sel
  • Rab
  • Kam
  • Jum
  • Sab
  •  
  •  
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
  • 11
  • 12
  • 13
  • 14
  • 15
  • 16
  • 17
  • 18
  • 19
  • 20
  • 21
  • 22
  • 23
  • 24
  • 25
  • 26
  • 27
  • 28
  • 29
  • 30
  • 31
  •  
  •