Masyarakat Indramayu Peroleh Ilmu Penangkaran Rusa

Bogor. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan. Senin, 10 Februari 2020. Dalam rangka mendukung hilirisasi hasil riset dan inovasi, Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan (Puslitbanghutan), Badan Litbang dan Inovasi (BLI) KLHK, melaksanakan kegiatan alih teknologi penangkaran rusa kepada masyarakat Indramayu, Jawa Barat, di Pusat Penangkaran Rusa, Hutan Penelitian Dramaga, Bogor Forest Science Park (BOFOS), Bogor. Bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indramayu dan PT. Polytama Propindo Indramayu, kegiatan ini diikuti oleh 12 orang peserta.

“Puslitbanghutan telah menghasilkan IPTEK penangkaran rusa yang siap diaplikasikan kepada pengguna, dan para pengguna tersebut perlu dibekali dan didukung oleh  IPTEK Penangkaran Rusa untuk meningkatkan efektifitas pengelolaan dalam rangka pelestarian dan pemanfaatan secara berkelanjutan”, ujar Kirsfianti L. Ginoga, Kepala Puslitbanghutan, saat menjelaskan tujuan kegiatan ini.

Diinformasikan Kirsfianti, saat ini Rusa Timor hasil penangkaran BLI KLHK telah dimanfaatkan dan dikelola oleh pengguna dari lembaga pemerintah, swasta, dan masyarakat, antara lain PT. Cibaliung Sumber Daya di Provinsi Banten, PT Bukit Waru Wangi di Provinsi Banten, Taman Matahari di Cisarua Bogor, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sumba Timur Provinsi NTT, Pertamina Indramayu, dan Pemda Kalimantan Selatan.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan selama 3-7 Februari 2020 ini, para peserta mendapatkan materi dan praktek terkait pakan, reproduksi, desain kandang, pemanenan dan pengolahan velvet, pengolahan limbah, dan kesehatan rusa. Hadir sebagai narasumber, Prof. Hendra Gunawan, Prof. R. Garsetiasih, Ir. Mariana T., M.Si, Ir. Reny Sawitri, M.Sc., Dr. Rozza Tri, Dr. Endang Karlina, Anita Rianti, S.Pt., dan Drh. Robby Wienanto.

rusa3-min   rusa2-min

“Kami sangat berterima kasih pada Puslitbanghutan, kegiatan ini merupakan pelatihan yang luar biasa, dari sejak awal hinga akhir, dapat meningkatkan keberanian dalam berdiskusi, dan meningkatkan motivasi para peserta. Materi pelatihan ini merupakan hal yang sangat baru bagi kami, dan tentunya akan sangat bermanfaat dalam mendukung kegiatan kami yang sudah mendapatkan predikat Proper Hijau, dan diharapkan dapat memberikan kontribusi yang nyata bagi Kabupaten Indramayu”, ujar Mudjianto, Manajer CRS PT. Polytama Propindo, salah satu peserta.

Selain memberikan materi, selama kegiatan para pengajar dan fasilitator juga melakukan evaluasi kepada para peserta, baik dalam diskusi, maupun aktifitas praktikum. Menurut Prof. Hendra Gunawan, para peserta menunjukkan semangat uang luar biasa selama mengikuti kegiatan. “Evaluasi ini untuk meningkatkan motivasi para peserta, oleh karena itu saya ingin kita semua optimis akan bisa mengaplikasikan ilmu-ilmu yang diperoleh, dan tidak perlu ragu untuk terus berkonsultasi apabila terdapat kendala permasalahan”, tutur Hendra menyemangati para peserta.

rusa1-min   rusa5-min

 Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Data dan Tindak Lanjut Hasil Penelitian (PDTLP) Puslitbanghutan, Silvy Agtriariny, berharap materi yang telah disampaikan dalam alih teknologi ini dapat diserap secara optimal dan dapat bermanfaat untuk rencana pengembangan penangkaran rusa pada Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Indramayu. (*)

   rusa4-min



Penanggung jawab berita :
Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan
Dr. Ir. Kirsfianti L. Ginoga, M.Sc.

Banner
Link Aplikasi
  • Min
  • Sen
  • Sel
  • Rab
  • Kam
  • Jum
  • Sab
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
  • 11
  • 12
  • 13
  • 14
  • 15
  • 16
  • 17
  • 18
  • 19
  • 20
  • 21
  • 22
  • 23
  • 24
  • 25
  • 26
  • 27
  • 28
  • 29