Hutan Penelitian Cikole

IMG-20180525-WA0005 

KONDISI UMUM

Hutan Penelitian (HP) Cikole terletak di Kampung Cikole, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung. Menurut administrasi kehutanan lokasi HP Cikole termasuk ke dalam Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Cikole, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Lembang, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Bandung Utara, Provinsi Jawa Barat.

HP Cikole dibangun pada tahun 1954 seluas 39,80 ha oleh Lembaga Penelitian Kehutanan.  Akses menuju lokasi penelitian dapat ditempuh dengan mudah karena terletak pada sisi Jalan Raya Tangkuban Perahu dan dapat dijangkau dengan endaraan umum, sekitar 40 km dari kota Bandung ke arah utara. Hutan Penelitian Cikole mempunyai fungsi yang cukup luas. Pada awalnya sebagai tempat kegiatan introduksi jenis, baik jenis asli maupun jenis asing, khususnya untuk jenis-jenis dataran tinggi.

Saat ini, selain sebagai tempat penelitian HP Cikole juga  sebagai sumber benih, koleksi jenis dan pelestarian plasma nutfah, sebagai wahana pendidikan dan penelitian, dan tempat wisata ilmiah. Penelitian utama (core research) di HP Cikole adalah  bidang silvikultur jenis-jenis dataran tinggi dan konifer,serta penelitian bidang  konservasi tanah dan tata air.

Keadaan topografi di HP Cikole adalah bergelombang sampai berbukit dengan ketinggian 1.350-1.500 m di atas permukaan laut (dpl). Bentuk wilayahnya bergunung dengan kelerengan yang sangat curam (> 25 %) dan kelerengan mengarah ke selatan. Antara dua gunung terdapat lembah sempit yang merupakan jalur erosi. Secara geografi  HP Cikole terletak pada 6º45'30" - 6º47'30" LS dan 107º39'59" - 107º41'30" BT. Berdasarkan klasifikasi Schmidt dan Ferguson, tipe curah hujan di wilayah HP Cikole adalah tipe A, dengan  jumlah curah hujan rata-rata tahunan sebesar 2.996 mm. Curah hujan tertinggi jatuh pada bulan Maret sebesar 427 mm dan terendah pada bulan September sebesar 113 mm.

POTENSI FLORA DAN FAUNA

HP Cikole termasuk type hutan tropikabasah berdataran tinggi, dan dapat ditumbuhidengan berbagai tanaman, tumbuhan  vegetasi alam secara dominanbanyak dijumpai dari jenis Ekaliptus, Pinusmerkusiidan Agathis. Tetapi jenis tanaman lain selain Ekaliptus, Pinus, Agathis  juga dapat tumbuh tanaman dengan baik seperti kayu Alnus,Araucaria angustifolia, Cupressus lusitanica, Gmelina arborea, Khaya anthoteca, Maesopsis eminii dll.

Sejak tahun 1954 di HP Cikole telah ditanam sebanyak 47 jenis tumbuhan yang terdiri dari 28 jenis pohon asing (eksotik), 17 jenis pohon asli, dan 2 jenis bambu asli Indonesia, dengan dominasi jenis adalah Pinus dan Eucalyptus.

Selain introduksi jenis-jenis pohon dataran tinggi, penelitian yang telah dilakukan di HP Cikole, antara lain adalah:

  1. Konservasi eksitu Taxus sumatrana
  2. Lemo

DSC07732

Kehidupan fauna pada kawasan HP Cikole berdasarkan informasi dari masyarakat setempat masih dapat dijumpai hewan-hewan seperti: macan kumbang, babi hutan, mencek, monyet ekor panjang, peusing, tupai pohoh, musang, ular sanca, dll.

KONDISI MASYARAKAT SEKITAR HUTAN

         Cikole adalah desa di kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Indonesia. Jarak dari Desa Cikole ke Lembang adalah 5,1 km. Luas wilayah 8,06 km², sebesar 8,43% dari Lembang. Jumlah kepadatan penduduk di Cikole adalah 879 jiwa/km² dengan 15 Rw, 68 Rt, 3.892 KK. Mayoritas penduduknya adalah petani. Banyak sekali hasil bumi yang dihasilkan dari desa ini, terutama sayuran dan tomat yang paling dominan.

Banner
Link Aplikasi
  • Min
  • Sen
  • Sel
  • Rab
  • Kam
  • Jum
  • Sab
  •  
  •  
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
  • 11
  • 12
  • 13
  • 14
  • 15
  • 16
  • 17
  • 18
  • 19
  • 20
  • 21
  • 22
  • 23
  • 24
  • 25
  • 26
  • 27
  • 28
  • 29
  • 30
  • 31
  •  
  •